Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
semoga sahabat tetap sehat dan dalam keberkahan allah SWT
Perkenalkan nama saya Noveri, S.Pd, saat ini sebagai mahasiswa Magister Pendidikan IPA UNJA tahun 2023.
Di sini saya akan mereview perkuliahan pertama MK Model dan Evaluasi Pembelajaran Sains yang dibimbing oleh Bapak Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si. Tentang Cooperative Learning
Cooperative Learning atau pembelajaran kooperatif merupakan pembelajaran yang dilakukan dimana siswa belajar dan bekerj dalam kelompok kecil untuk memaksimalkan kondisi belajar dan mencapai tujuan belajar.
Ada lima aspek yang perlu diperhatikan untuk menciptakan pembelajaran yang kondusif dalam cooperative learning.
Dalam pembelajaran kooperatif adanya rasa saling ketergantungan positif antar siswa. Setiap siswa dalam kelompok memiliki tugas dan peranan namun saling berhubungan, saling melengkapi, saling terikat, dan saling mendukung. Setiap siswa dapat saling memberikan masukan atau saran yang membangun teman dalam kelompoknya.
2. Individual Accountability
Individual Accountability atau pertanggungajawaban individu artinya siswa dapat menyadari bahwa dirinya memiliki tanggung jawab yang sama dengan anggota lain dalam kelompok sehingga ia dapat berkontribusi memberikan yang terbaik untuk kelompoknya, dan merasa malu jika tidak ikut berkontribusi dan melaksanakan tugasnya untuk kepentingan dan kebaikan kelompoknya.
Dalam pembelajaran kooperatif akan melatih bagaimana siswa menghadapi dan menyelasaikan masalah dalam kelompok. Siswa akan belajar bersama, saling percaya dan menyelesaikan masalah untuk mencapai tujuan kelompok. Siswa akan terbiasa bagaimana berkomunikasi dan melatih diri untuk bersosial dalam kelompok belajar.
- Increased Autonomy : semakin lebih bebas untuk mengambil keputusan tanpa tekanan atau paksaan, tanpa rasa takut.
- Increased Independence : meningkatkan kemandirian
- Hightened Self-Confidence : percaya diri yang tinggi
- Transfer of Knowledge : Saling berbagi pengetahuan, bukan hanya sekedar tahu tetapi memahami dan terampil dalam menjelaskan ide, gagasan dan sebagainya.
- Higher-level Reasoning : memiliki kemmapuan berargumen yang kuat, dapat dipercaya dan meyakinkan.
- Increased Productivity : memiliki kepekaan terhadap sesama karena sering bekerja sama sehingga semakin produktif.
- Higher Student Achievement : menjadikan pribadi yang sukses.
- memastikan tujuan pembelajaran jelas (siswa mampu berkontribusi mencapai tujuan pembelajaran)
- dapat menempatkan siswa dalam kelompok sesuai karakter
- menentukan bahan ajar yang penting bagi siswa seperti modul.
- membuat frekuensi yang sama antar siswa.
- memberikan pandangan-pandangan atau langkah untuk menjelaskan sesuatu yang tidak bisa dijawab siswa.
- belajar untuk menjadi pendengar yang baik.
- bertanya kepada teman yang membutuhkan.
- membantu satu sama lain sesuai dengan tugas masing-masing.

Terima kasih ilmunya pak, sangat bermanfaat🙏🏻
BalasHapus